ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA UD. RALLYPOINT SHUTTLECOCK

Penulis

  • Azhar Arkho

Abstrak

Pengendalian bahan baku sering menjadi permasalahan dalam suatu industri. Pengadaan bahan baku yang baik dapat memperlancar jalannya suatu proses produksi sehingga kebutuhan dapat terpenuhi tepat waktu dan meminimalisasi biaya pengadaan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan Material Requirement Planning guna perencanaan persediaan bahan baku shuttlecock agar tidak terjadi overstock ataupun shortage pada UD.Rallypoint Shuttlecock. Hasil dari penelitian ini bahwa biaya persediaan yang dimiliki perusahaan bila mengikuti metode MRP dengan lot for lot menghasilkan biaya sebesar Rp. 1.320.000,- untuk bulu angsa , Rp. 110.000,- untuk lem, Rp. 220.000,- untuk benang, Rp. 660.000,- untuk Dop. Hasil dari metode MRP dengan EOQ menghasilkan sebesar 24.090,81 helai untuk bahan baku bulu angsa, 11kg untuk bahan baku lem, 16,97 roll untuk bahan baku benang, dan 28.680,34 untuk bahan baku dop (gabus). Dan hasil untuk perencanaan kebutuhan bahan baku dengan metode permalan kwadrat terkecil sebesar 470.464,41 helai bulu angsa, 12,2 kg lem, 13,94 roll benang, dan  23.850 dop (gabus).

Diterbitkan

2021-12-20